Pengertian Atau makna Atau arti Dari Cap Gomeh Adalah

Pengertian Atau makna Atau arti Dari Cap Gomeh Adalah

Umumnya orang hanya tahu pengertian atau makna atau arti dari cap gomeh adalah perayaan yang dikerjakan orang Tionghoa dua minggu sesudah Th. Baru Imlek. Nyatanya Cap Go Meh bukanlah sebatas itu, karna Cap Go Meh juga miliki arti. Bila pengin tahu histori serta arti dari Cap Go Meh, baca artikel ini sampai selasai ya..

Peerbedaan Imlek dan Cap Go Meh yaitu Imlek umumnya dirayakan dengan sembahyang ke kelenteng untuk memanjatkan doa keselamatan serta keberkahan di th. yang baru. Kemudian, baru deh kumpul serta makan dengan keluarga.

Sedang, saat Cap Go Meh, beberapa orang membawa persembahan berbentuk kue keranjang serta lakukan sembahyang kue keranjang untuk mengucap sukur serta memohon keselamatan.

Cap Go Meh Adalah 3

Orang jaman dahulu jadi yakin banget bila anak kecil tidak makan kue keranjang, matanya akan belekan. Maka dari itu, sampai sekarang ini banyak orang yang membawa persembahan kue keranjang saat Cap Go Meh.

Kemudian, tentunya ada acara makan kue keranjang yang dapat dikonsumsi segera atau digoreng. Kue keranjang juga bisa dibagi-bagikan dengan gratis untuk warga sekitaran.

Cap Go Meh adalah rangkaian paling akhir Perayaan Th. Baru Imlek. Arti Cap Go Meh datang dari dialek Hokkian yang bila disimpulkan dengan harafiah berarti 15 hari atau malam sesudah Th. Baru Imlek.

Jika dipenggal per kata, kata ‘cap’ mempunyai makna 10, sedang ‘go’ bermakna 5, serta ‘meh’ berarti malam. Bila di China, Cap Go Meh dimaksud Festival Yuanxiao atau Festival Shangyuan. Perayaan Cap Go Meh dikerjakan untuk berikan penghormatan pada Dewa Thai Yi, dewa teratas di langit pada jaman Dinasti Han (206 SM- 221 M).

Cap Go Meh Adalah 1

Dulunya, Cap Go Meh dikerjakan dengan tertutup untuk kelompok istana serta belum juga di kenal orang-orang pemula. Festival itu dikerjakan saat malam hari, hingga mesti sediakan banyak lampion serta bermacam lampu warna-warni.

Cap Go Meh Adalah 4

Lampion dalah tandanya kesejahteraan hidup untuk semua anggota keluarga. Maka dari itu, Cap Go Meh sering dimaksud Festival Lampion. Saat pemerintahan Dinasti Han selesai, baru Cap Go Meh di kenal oleh orang-orang. Saat Cap Go Meh, rakyat dapat bersenang-senang sembari nikmati panorama lampion yang sudah di beri banyak hiasan.

Saat Cap Go Meh, rakyat juga akan melihat Tarian Barongsai serta Liong (naga), berkumpul untuk main games penuh teka-teki, serta makan onde-onde. Selama perayaan, pastinya akan di ramaikan oleh hadirnya kembang api serta petasan.

Cap Go Meh Adalah 2

Uniknya kata Barongsai bukanlah datang dari China, tapi adalah gabungan dari kata ‘barong’ yang disebut Bhs Jawa serta kata ‘say’ yang berarti singa dalam dialek Hokkian. Barongsai yaitu lambang kebahagiaan, keceriaan, serta kesejahteraan.

Sedang Liong dipandang jadi lambang kekuasaan atau kemampuan. Menurut keyakinan orang Tionghoa, keluarga juga akan jadi begitu besar bila anak mereka lahir di Th. Naga.

Onde-onde yang dikonsumsi saat Cap Go Meh umumnya di buat ramai-ramai oleh semua anggota keluarga, terlebih wanita serta anak-anak.

Lantas, mengapa Tarian Barongsai serta Liong mesti sembari membunyikan petasan? Soalnya, petasan diakui dapat mengusir daya negatif serta juga akan bersihkan semua tempat yang dilewati Barongsai. Umumnya, itulah yang dikerjakan orang Tionghoa saat rayakan Cap Go Meh.

Di banyak daerah, Cap Go Meh dikerjakan dengan kebiasaan unik. Umpamanya, waktu Cap Go Meh, anda dapat mencari jodoh di Pulau Kemaro, Palembang. Sedang di Singkawang, anda dapat rayakan Cap Go Meh dengan lihat pawai tatung untuk mengusir roh jahat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!