Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi

Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi

Aman adalah salah seorang tokoh yang berada di Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi, Kita tidak tahu dan menganggap sebuah pekerjaan cukur rambut itu hal yang mudah dan simple. tapi tidak di Banyuresmi Garut ini terkenal sebagai kampung para maestro tukang cukur se indonesia karena di kampung tersebut lah lahir para tukang cukur yang memilki keahlian dengan pelatihan dan sertifikat. Kampung tersebut membuka sebuah sekolah pelatihan agar orang-orang di kampungnya memilki pekerjaan dan memiliki pendapatan dengan adanya keahlian yang pasti sangat di butuhkan dimana-mana.

Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi

 

Menurut cerita pak aman mereka semua di didik dengan pelayanan sopan dan pijat refleksi memang sudah menjadi ciri khas para pemotong rambut dari kota dodol ini. Dari 421 desa ikon gudangnya tukang cukur indonesia hanya Banyuresmi dan Bagendit di kecamatan Banyuresmi, dari mulai anak-anak sampai orang tua saling mewarisi keahlian menata rambut tersebut secara otodidak. Pemilik sekolah Cukur rambut Abah Atrox’s mengatakan kalau masyarakat di sana tidak di ajarkan secara formal tapi mereka memang sudah pandai secara otodidak. Biasanya uji cobanya yaitu antara teman dengan temannya saja,siapa yang mau yasudah dia bisa potong (Rijal anak didik dari Abah).

Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi

 

Nama Atrox sendiri adalah atrok-atrokan yang artinya berkelana dari kota satu ke kota yang lainnya. maka tidak heran kalau beberapa nama orang terkenal di negara ini menggunakan jasanya salah satunya adalah Menko perekonomian dan Wakapolda Metro Jaya, kalau artis saya lupa karena saking banyaknya (Ujar Abah). Menurut sumber Tukang cukur di Kabupaten Garut di mulai tahun 1937 tepatnya di Bantarjati,Desa Bagendit,Banyuresmi,Garut. Dulu ada yang bernama Idi dia di percaya menjadi tukang cukur prajurit jepang, akhirnya dia menurunkan keahliannya ke warga sekitar “dari jasa pak Idi inilah keahlian warga terbangun sampai sekarang”.

Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi

 

Selama 4 hari anak didiknya didalam kelas mereka di ajari cara memegang gunting dan sisir dan pada hari kelima mereka praktek ke lapangan. selain keterampilan mencukur anak didiknya harus mengetahui model rambut terbaru. Bahkan yang sudah kukus pelatihannya beberapa Barbershop dan rumah potong rambut di wilayah bandung raya dan Jabodetabek siap menampungnya. pilihan ada 2 mau mandiri bagi yang sudah ada modal atau gabung dahulu sebelum memiliki modal sendiri. Ditempat pelatihan Abah para anak didknya hanya di pungut 2jt plus sertifikat sebagai referensi jika ingin melamar kerja. Ada lagi nama Barbershop Lanang akibat kekurangan tukang cukur yang berkualitas dan penambahan gerai baru karena banyaknya permintaan maka membuka sendiri pelatihan sekolah cukur.

 

Kampung Para Maestro Tukang Cukur Di Banyuresmi

 

Sekolah cukur lanang kerjasama dengan Bumdes Banyuresmi untuk mensuplai barbershopnya. seluruh siswa akan di beri pengenalan alat dan praktik lapangan selama 7 minggu. dalam praktiknya juga mereka telah kerjasama dengan lembaga permasyarakatan dan sekolah. setelah melalui tahap itu mereka ditugaskan magang dan PKL di seluruh cabang Barbershop lanang dengan fasilitas mes dan makan gratis. Jika mau mendapatkan fasilitas tersebut siswa di pungut biaya 3jt yang di gunakan selama pelatihan. sama halnya sekolah Cukur atrox’s dan lanang yang mau mandiri dan membuka lapak sendiri pihak sekolah melengkapi para siswanya dengan sertifikat kelulusan tinggal pilih saja mau madiri atau bergabung dengan Barbershop mereka.

 

 

Jangan Lupa baca Artikel lainnya juga Klik Di Sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!